PAC BAKUNG Menghadiri TURBA Fatayat NU Kabupaten Blitar di PAC Binangun, Perkuat Kapasitas Pengurus dan Kader Multimedia
BLITAR, 9 Agustus 2026 — Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PC Fatayat NU) Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan Turun ke Bawah (Turba) bersama Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Binangun, Wonotirto, dan Bakung, Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang dipusatkan di PAC Fatayat NU Kecamatan Binangun tersebut menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan kapasitas pengurus dalam menjalankan roda organisasi.
Kegiatan Turba dihadiri oleh pengurus harian serta bidang multimedia dari masing-masing PAC. Selain menjadi ruang silaturahmi dan koordinasi antara PC dan PAC, kegiatan tersebut juga diisi dengan pelatihan multimedia sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan kader dalam mendukung publikasi, dokumentasi, dan komunikasi organisasi di era digital.
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Blitar, Ufik Rohmatul Fitria, hadir dalam kegiatan tersebut bersama jajaran pengurus PC. Kehadiran PC secara langsung di tingkat PAC menjadi bentuk komitmen untuk memperkuat komunikasi dan pendampingan organisasi hingga ke tingkat bawah.
Turba merupakan salah satu sarana penting untuk mengetahui perkembangan organisasi secara langsung. Melalui pertemuan bersama pengurus PAC, PC dapat melihat berbagai potensi sekaligus mendengarkan kebutuhan dan dinamika yang berkembang di masing-masing wilayah.
Dalam kegiatan kali ini, tiga PAC turut terlibat, yakni PAC Fatayat NU Kecamatan Binangun sebagai tuan rumah, PAC Fatayat NU Kecamatan Wonotirto, dan PAC Fatayat NU Kecamatan Bakung. Masing-masing PAC menghadirkan pengurus harian serta kader yang menangani bidang multimedia.
PAC Fatayat NU Kecamatan Binangun dipimpin oleh Siti Mashufa. Sebagai tuan rumah, PAC Binangun menjadi tempat berlangsungnya kegiatan yang mempertemukan jajaran pengurus dari tiga wilayah tersebut dalam satu forum.
Sementara itu, PAC Fatayat NU Kecamatan Wonotirto dipimpin oleh Atina Uswatul Ummahat. Adapun PAC Fatayat NU Kecamatan Bakung dipimpin oleh Ana Uswatun Hasanah. Kehadiran kedua PAC tersebut bersama PAC Binangun memperlihatkan adanya semangat untuk membangun koordinasi dan kolaborasi antarpengurus di wilayah Kabupaten Blitar.
Salah satu agenda utama dalam Turba adalah pelatihan multimedia bagi kader. Pelatihan tersebut diberikan untuk membekali kader dengan kemampuan yang dapat mendukung kebutuhan komunikasi organisasi. Di tengah perkembangan media sosial yang begitu cepat, kemampuan menghasilkan dan mengelola konten menjadi salah satu kebutuhan penting bagi organisasi.
Bidang multimedia memiliki peran strategis dalam mengabadikan berbagai aktivitas organisasi sekaligus menyebarluaskan informasi kepada masyarakat. Setiap kegiatan Fatayat NU, baik di tingkat PC maupun PAC, membutuhkan dokumentasi yang baik agar dapat menjadi arsip organisasi dan sekaligus bahan publikasi.
Melalui pelatihan ini, kader multimedia diharapkan tidak hanya mampu mendokumentasikan kegiatan, tetapi juga memahami berbagai aspek yang berkaitan dengan pengelolaan multimedia organisasi. Kemampuan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan masing-masing PAC sesuai dengan kebutuhan dan karakter wilayahnya.
Penguatan tidak hanya diberikan kepada kader multimedia. Pengurus harian dari masing-masing PAC juga menjadi bagian penting dalam kegiatan Turba. Penguatan kapasitas pengurus harian diperlukan agar seluruh unsur kepengurusan memiliki pemahaman yang sejalan mengenai pengelolaan organisasi dan pelaksanaan program kerja.
Sinergi antara pengurus harian dan bidang multimedia menjadi hal yang tidak dapat dipisahkan. Pengurus harian memiliki tanggung jawab dalam menentukan arah dan menjalankan program organisasi, sementara bidang multimedia berperan dalam mendokumentasikan sekaligus menyampaikan aktivitas tersebut kepada publik.
Dengan adanya sinergi tersebut, diharapkan kegiatan organisasi tidak hanya berjalan secara aktif di lapangan, tetapi juga dapat dikomunikasikan secara efektif melalui berbagai kanal media. Hal ini menjadi bagian dari upaya memperkuat eksistensi Fatayat NU di tengah masyarakat.
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Blitar, Ufik Rohmatul Fitria, menempatkan Turba sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara PC dengan PAC. Pertemuan secara langsung dinilai penting untuk membangun komunikasi yang lebih efektif sekaligus memastikan program dan gerakan organisasi dapat berjalan secara bersama-sama.
“Turba ini menjadi ruang untuk saling bertemu, berdiskusi, dan menguatkan organisasi. Selain konsolidasi pengurus, kita juga mendorong peningkatan kapasitas kader, termasuk dalam bidang multimedia, karena publikasi dan dokumentasi menjadi bagian penting dalam perkembangan organisasi saat ini,” ujar Ufik.
Menurutnya, keberadaan kader yang memiliki kemampuan di bidang multimedia dapat menjadi kekuatan tersendiri bagi Fatayat NU. Kader tidak hanya dituntut aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mampu mengemas dan menyampaikan berbagai kegiatan tersebut melalui media secara kreatif dan positif.
Pelatihan multimedia dalam rangkaian Turba juga menjadi kesempatan bagi para kader untuk saling belajar dan bertukar pengalaman. Masing-masing PAC tentu memiliki pengalaman dan cara tersendiri dalam mengelola kegiatan serta publikasi organisasi. Pertukaran pengalaman tersebut diharapkan dapat melahirkan gagasan baru yang bisa diterapkan bersama.
Bagi PAC Binangun sebagai tuan rumah, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dengan PAC lain. Siti Mashufa selaku Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Binangun bersama jajaran pengurus menyambut keterlibatan PAC Wonotirto dan Bakung dalam kegiatan tersebut.
Sementara bagi PAC Wonotirto dan Bakung, keikutsertaan dalam Turba menjadi kesempatan untuk mendapatkan penguatan sekaligus memperluas jejaring organisasi. Atina Uswatul Ummahat dan Ana Uswatun Hasanah bersama jajaran pengurus masing-masing PAC turut mengikuti rangkaian kegiatan bersama pengurus PC dan PAC Binangun.
Kegiatan Turba ini menunjukkan bahwa penguatan organisasi tidak hanya dilakukan melalui rapat formal, tetapi juga melalui pertemuan langsung, pelatihan, dan berbagi pengalaman antarstruktur. Dengan cara tersebut, komunikasi antara PC dan PAC dapat terus terjaga dan berkembang.
Di sisi lain, perkembangan teknologi digital menuntut organisasi untuk terus beradaptasi. Media sosial telah menjadi salah satu ruang strategis untuk menyampaikan informasi, edukasi, dakwah, serta berbagai aktivitas pemberdayaan masyarakat. Karena itu, kemampuan kader dalam mengelola multimedia menjadi bagian dari kebutuhan organisasi yang semakin penting.
Fatayat NU Kabupaten Blitar melalui kegiatan ini berupaya membangun kapasitas kader agar mampu mengikuti perkembangan tersebut tanpa meninggalkan nilai dan karakter organisasi. Kader multimedia diharapkan dapat menghadirkan konten yang informatif, edukatif, kreatif, dan tetap mencerminkan identitas Fatayat NU.
Turba PC Fatayat NU Kabupaten Blitar bersama PAC Binangun, Wonotirto, dan Bakung pada akhirnya bukan sekadar agenda kunjungan organisasi. Kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi, penguatan kapasitas, dan pembentukan sinergi antarpengurus.
Dari PAC Binangun, semangat kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi energi bersama bagi PAC Wonotirto, Bakung, serta PAC lainnya di Kabupaten Blitar. Pengurus harian yang solid dan kader multimedia yang kompeten menjadi dua unsur penting dalam membangun organisasi yang semakin aktif, komunikatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui Turba dan pelatihan tersebut, PC Fatayat NU Kabupaten Blitar menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama PAC. Penguatan organisasi di tingkat bawah diharapkan mampu memperkokoh gerakan Fatayat NU sekaligus meningkatkan kontribusi organisasi di tengah masyarakat Kabupaten Blitar.